Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Membelajarkan Vol. II: Bawaslu Konawe Kepulauan Tegaskan Hak Pilih Warga Kepulauan Tetap Setara Meski Akses Berbeda

Pengambilan vidio pada program Bawaslu membelajarkan Volume dua tahun 2026

LANGARA, Bawaslu Konkep – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Kepulauan kembali mengelar program edukasi "Bawaslu Membelajarkan Vol. II". Pada edisi kali ini, Bawaslu Konkep secara khusus mengangkat isu krusial mengenai pemenuhan dan perlindungan hak pilih masyarakat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan wilayah kepulauan.
Lewat tema "Hak Pilih di Wilayah Kepulauan Setara Meski Akses Berbeda", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman publik serta menjamin bahwa keterbatasan geografis dan aksesibilitas tidak menjadi penghalang bagi warga dalam menyalurkan hak konstitusionalnya.
 

Ketua Bawaslu Kabupaten Konawe Kepulauan menegaskan bahwa keadilan pemilu harus dirasakan hingga ke pelosok desa terluar di Pulau Wawonii. Tantangan geografis seperti cuaca ekstrem, jalur transportasi laut, hingga keterbatasan jaringan komunikasi sering kali menjadi hambatan dalam pendataan maupun distribusi logistik. Namun, prinsip dasar pemilu—yakni one man, one vote, one value—harus tetap dijaga dengan standar yang sama tanpa diskriminasi.
"Kondisi geografis dan kendala aksesibilitas di wilayah kepulauan boleh saja berbeda dengan daerah perkotaan, tetapi nilai dan kesetaraan hak pilih setiap warga negara adalah sama persis di mata hukum. Bawaslu memastikan tidak boleh ada satu pun warga Konawe Kepulauan yang kehilangan hak pilihnya hanya karena masalah geografis," ujar Ketua Bawaslu Konkep

Program Bawaslu Membelajarkan Vol. II ini juga menekankan fokus pengawasan pada beberapa poin utama:
Akurasi Data Pemilih: Pengawasan ketat terhadap proses mutakhirkan data pemilih di wilayah terisolir agar kelompok rentan, masyarakat pesisir, dan disabilitas tetap terdaftar.
Keadilan Layanan TPS: Memastikan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) mudah dijangkau oleh warga setempat tanpa terkendala medan yang membahayakan.
Pengawasan Logistik Jalur Laut: Mengawal agar pengiriman surat dan kotak suara tiba tepat waktu dan aman hingga titik terluar.
Partisipasi Masyarakat: Mendorong kader dan pengawas partisipatif untuk menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam melaporkan potensi pelanggaran hak pilih.
Melalui pelaksanaan program ini secara berkala, Bawaslu Kabupaten Konawe Kepulauan berharap dapat meningkatkan kesadaran kritis masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak penyelenggara pemilu. Dengan pengawasan yang inklusif dan responsif terhadap tantangan wilayah, kualitas demokrasi di Pulau Wawonii dijamin dapat berjalan secara adil, setara, dan bermartabat.
Penulis dan foto : abdi maslamsyah